Dalam mengambil data curah hujan di suatu daerah bisa saja kita menemukan kendala seperti hilangnya data curah hujan atau tidak lengkapnya data curah hujan dari salah satu pos hujan yang ada di daerah tersebut.. Hal ini bisa disebabkan oleh kesalahan manusia ataupun alat yang digunakan.
Untuk mengatasi hal itu, kita bisa menggunakan beberapa cara untuk memperkirakan data curah hujan yang hilang atau tidak tercatat, diantaranya:
1. Rata-rata Aritmatik
2. Perbandingan Normal
3. Kantor Cuaca Nasinal Amerika Serikat
Disini saya hanya akan menjelaskan cara 1 dan 2, karena cara 1 dan 2 adalah cara yg paling mudah
dan paling sering digunakan.

Untuk mengatasi hal itu, kita bisa menggunakan beberapa cara untuk memperkirakan data curah hujan yang hilang atau tidak tercatat, diantaranya:
1. Rata-rata Aritmatik
2. Perbandingan Normal
3. Kantor Cuaca Nasinal Amerika Serikat
Disini saya hanya akan menjelaskan cara 1 dan 2, karena cara 1 dan 2 adalah cara yg paling mudah
dan paling sering digunakan.
1. Rata-rata aritmatik
Syarat:
Perbedaan
curah hujan normal tahunan dari pos x yang hilang datanya dengan pos
disekelilingnya < 10%
Untuk
mencari data curah hujan normal yang hilang digunakan rumus:

Dimana:
Hx
:
Curah hujan normal yang hilang
n
:
Jumlah Pos Hujan
Ha,
Hb, Hc : Curah hujan bulanan di
pos A, pos B, pos C
Namun, bila
perbedaan curah hujan normal tahunan dari pos x yang hilang datanya dengan pos
disekelilingnya > 10%, maka perhitungan menggunakan:
2. Perbandingan Normal
Syarat:
Perbedaan
curah hujan normal tahunan dari pos x yang hilang datanya dengan pos
disekelilingnya > 10%
Dimana:
Na, Nb, Nc : Curah hujan normal tahunan dari pos
A, B, C
Hx, Ha, Hb,
Hc : Curah hujan bulanan di pos X, A,
B, C
Contoh Soal:
Semoga bermanfaat



No comments:
Post a Comment